Roma yang Produktif vs Lini Belakang Inter yang Tengah Rapuh

Roma yang Produktif vs Lini Belakang Inter yang Tengah Rapuh

Roma yang Produktif vs Lini Belakang Inter yang Tengah Rapuh

Agen Casino Terpercaya, Jakarta – AS Roma serta Inter Milan memandang pertandingan akhir minggu ini dengan catatan bertolak belakang. Bila Roma tengah produktif, Inter malah terakhir gampang kebobolan.

Roma bakal menjamu Inter di Stadion Olimpico di giornata 30 Serie A, Minggu (20/3/2016) dinihari WIB. Untuk Roma serta Inter, pertandingan ini bermakna utama dalam usaha mereka memburu ticket Liga Champions.

Menjamu Inter, Roma berbekal catatan oke. I Lupi yang berbekal delapan kemenangan beruntun di liga adalah tim paling produktif di liga (61 gol). Dalam laju delapan kemenangan itu, Stephan El Shaarawy dkk. cetak 24 gol.

Disamping itu, Inter terakhir malah mudah kebobolan. Dalam 11 kompetisi paling akhir di Serie A, hanya satu kali Samir Handanovic mencatat clean sheet serta kemasukan 16 gol.

Inter juga dibayangi catatan jelek di pertandingan tandang. Nerazzurri tidak menang dalam lima pertandingan tandang paling akhir serta menelan tiga kekalahan.

Tersebut disini data serta kenyataan dari pertandingan pada Roma serta Inter seperti dirangkum Opta :

– Inter sudah memenangi dua pertandingan paling akhir di liga melawan Roma. Kali paling akhir mereka menang tiga pertandingan beruntun yaitu pada 1998.

– Ke-2 tim semasing menang 2 x dalam enam pertemuan paling akhir, dua yang lain selesai imbang.

– Roma tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang melawan Inter (W4 D2), paling akhir kali kalah pada Oktober 2008.

– Roma telah menang delapan kali dengan cara beruntun di liga : satu kemenangan lagi mereka bakal menyamakan laju terpanjang ketiga mereka di Serie A.

– Roma kebobolan gol dalam lima dari enam pertandingan kandang paling akhir di liga.

– Inter hanya mencatat satu clean sheet dalam 11 pertandingan paling akhir di liga.

– Nerazzurri hanya memperoleh dua poin dalam lima pertandingan tandang paling akhir : laju terburuk mereka mulai sejak Februari 2014, saat mereka hanya memperoleh satu poin dalam lima pertandingan tandang.

– Roma cetak gol paling banyak di Serie A musim ini. Mereka juga cetak gol paling banyak di babak pertama (28) serta gol paling banyak di babak ke-2 musim ini (33).

Baca Juga : Mourinho : Lebih Gampang Menang berbarengan Messi, namun

– Roma miliki rata-rata konveri tembakan paling tinggi di Serie A musim ini (19%).

– Eder belum buat gol atau assist di tujuh pertandingan berbarengan Inter : dalam tujuh pertandingan pertamanya musim ini berbarengan Sampdoria, dia cetak enam gol serta satu assist.

– Alessandro Florenzi menyamakan rekor golnya dalam satu musim di Serie A (6) ; gol pertamanya di Serie A yaitu melawan Inter (2 September 2012).