Solskjaer Dinilai Masih Belum Layak Jadi Manajer Permanen MU

Solskjaer Dinilai Masih Belum Layak Jadi Manajer Permanen MU
Solskjaer Dinilai Masih Belum Layak Jadi Manajer Permanen MU
Agen Bola Online – Legenda Manchester United Gary Neville mengklaim Ole Gunnar Solskjaer masih harus bekerja lebih keras lagi untuk membuktikan dirinya pantas jadi manajer permanen Setan Merah.

Solskjaer menjalani tugasnya dengan mulus setelah ditunjuk menggantikan Jose Mourinho. Manajer asal Norwegia itu membawa United meraih enam kemenangan beruntun.

Kemenangan yang terakhir didapat oleh United saat berhadapan dengan Tottenham. Saat itu MU menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Marcus Rashford.

Tottenham sendiri sebelumnya disebut jadi ujian terbesar Solskjaer sejak menukangi United. Sebab sebelumnya Setan Merah hanya menghadapi tim-tim yang bisa dianggap medioker.

Baca Juga: Kelas! Sergio Ramos Tembus 100 Gol

Kemenangan itu membuat dukungan pada Solskjaer untuk menukangi MU membesar. Akan tetapi Neville merasa saat ini mantan rekan setimnya itu masih belum layak naik pangkat.

Sebab saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan masalah tersebut. Ia menyebut Solskjaer juga masih harus mengerjakan banyak hal sebelum dianggap layak diangkat jadi manajer permanen.

“Sebelum pertandingan (lawan Tottenham), saya katakan jika Manchester United kalah, hasilnya seharusnya tidak menentukan siapa manajer United berikutnya,” cetusnya pada Sky Sports.

“Satu hal yang akan saya katakan adalah karena Manchester menang, itu seharusnya tidak menentukan siapa manajer Manchester United nanti,” sambung Neville.

“Seharusnya tidak seperti itu. Kita tidak boleh membalik dari pekan ke pekan, apakah Solskjaer harus menjadi manajer Manchester United di akhir musim atau tidak. Itu sesuatu yang saya pikir perlu dilihat pada bulan April atau Mei ketika sudah ada banyak hal yang dikerjakan,” cetusnya.

Namun mantan bek timnas Inggris ini menambahkan bahwa ia juga terkesan dengan performa Solskjaer sejauh ini. Ia menyebut manajer 45 tahun tersebut sebagai sosok manajer yang punya otak encer.

“Tapi ini awal yang bagus. Saya senang untuknya sebagai pribadi karena ia adalah orang yang cerdas,” pujinya.

“Ia (tipe) pemikir dalam permainan ini dan Anda telah melihat itu di babak pertama melawan Tottenham,” sambung Neville.