Jurgen Klopp Siap Menerima Kalau Liverpool Diberi ‘Asterisk’, Maksudnya?

http://macmakeupwholesales.org/wp-content/uploads/2020/06/P2020-02-15_Norwich_Liverpool-23.jpg

AGEN BOLA ONLINEPelatih Liverpool, Jurgen Klopp, siap menerima pemberian ‘asteriks’ jika sudah resmi menjadi juara Premier League musim ini. Apa maksudnya?

Liverpool bakalan memulai kembali kiprahnya di Premier League musim 2019/20 pada hari Senin (22/6/2020) nanti. Klub berjuluk the Reds tersebut akan berhadapan dengan rival sekotanya, Everton.

Sejatinya, Liverpool bisa mengunci trofi Premier League secara hitung-hitungan jika mampu memenangkan laga kontra Everton. Namun dengan syarat Manchester City harus menelan kekalahan kala menghadapi Arsenal.

Sayangnya rencana tersebut tidak bisa terwujud lantaran City, yang menempati peringkat kedua, sukses mendapatkan kemenangan. Kendati demikian, takdir Liverpool untuk juara musim ini sepertinya sudah tidak bisa terelakkan.

Perayaan juara Liverpool hanya tertunda selama beberapa hari saja. Sebab, mereka bisa melakukannya jika mampu meraih tiga poin tambahan dari laga melawan Crystal Palace. Tentu mereka juga harus mengalahkan Everton.

Tinggal menghitung hari saja sampai Liverpool meraih trofi yang sudah lama tidak dipegangnya tersebut. Dan baru-baru ini, beredar sebuah pendapat yang mengatakan bahwa the Reds pantas untuk diberi ‘asteriks’.

BCA JUGA : Derby Merseyside Berbalut Dendam, Everton Diyakini Akan Tahan Imbang Liverpool

‘Asteriks’ yang dimaksud adalah simbol bintang di atas logo klub untuk menandakan sebuah keberhasilan. Klopp sendiri mengaku siap menerima jika wacana itu memang diwujudkan.

“Berikan kami asterisk. Ya, lakukan itu. Sebab ini adalah musim yang paling sulit dan satu-satunya perbedaan yang ada adalah jarak poin antara kami dengan tim lain,” ujar Klopp dikutip dari AGEN BOLA ONLINE.

Pandemi virus Corona membuat Premier League 2019/20 nyaris dibatalkan, dan juga hampir memaksa Liverpool gagal juara. Karena pandemi itulah, Klopp merasa kalau musim ini terasa sangat sulit.

“Ini adalah tahun yang paling sulit dan musim untuk jadi juara. Musim terganggu seolah-olah tidak pernah terjadi sebelumnya,” tambahnya.

“Siapapun yang menjadi juara akan menjadi sejarah, sebab ini adalah tahun yang takkan terlupakan karena harapannya inilah satu-satunya tahun kami merasakan ini sebagai manusia dan sosialita. Sebab, say harap kami bisa segera menemukan solusi untuk hal semacam ini di masa depan,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, pandemi virus Corona telah membuat industri sepak bola terguncang. Hampir semua kompetisi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, harus berhenti selama beberapa bulan akibat wabah ini.